Kamis, 26 Juli 2018
RUNTUHNYA UNI SOVIET DAN PAKTA WARSAWA DI EROPA YANG BERPENGARUH TERHADAP NEGARA-NEGARA EROPA TIMUR
Pada saat Perang Dunia II, Uni Soviet sudah berperan penting dalam membantu Polandia saat melawan Jerman tentang perebutan Kota Danzig. Hal tersebut juga mengundang Amerika Serikat untuk membantu Jerman dalam perebutan Kota Danzig. Salah satu akibat Perang Dunia II dalam bidang politik adalah timbulnya persekutuan atau aliansi, yaitu Amerika Serikat membentuk Pakta Militer yang bernama “NATO (Nort Atlantic Treaty Organisation)” dan Uni Soviet membentuk Pakta Militer yang bernama “Pakta Warsawa”.
Karena dua negara tersebut saling bersaing dalam membantu blok saat Perang Dunia II, maka terjadilah Perang Dingin yang mulai terjadi pada tahun 1950-an. Berawal dari pelaksanaan Konferensi Yalta tanggal 4 Februari 1945 yang intinya adalah “Seluruh Mansuria dan Korea sampai garis lintang 38 derajat diduduki oleh tentara Uni Soviet” yang nantinya peristiwa tersebut merupakan awal terjadinya Perang Dingin antara Amerika Serikat dan Uni Soviet.
Perang Dingin kemudian berakhir sekitar tahun 1990-an, yang salah satu dampaknya menyebabkan runtuhnya negara Uni Soviet tahun 1991 dengan diikuti negara-negara Eropa Timur, yang tidak lama disusul lagi dengan bubarnya Pakta Warsawa sebagai Pakta Militer negara–negara Blok Timur. Runtuhnya Uni Soviet dan bubarnya Pakta Warsawa tidak hanya berpengaruh di Eropa saja, tetapi juga pada negara-negara Eropa Timur dan dunia.
Author: Mohammad
Mohammad is the founder of STC Network which offers Web Services and Online Business Solutions to clients around the globe. Read More →
Related Posts:
Runtuhnya Uni Soviet
Langganan:
Posting Komentar (Atom)












0 komentar: